You are here:   Home


600 Ribu Warga Bogor Belum Nikmati Listrik

Thursday, 05 January 2012 14:34

BOGOR, (PRLM).- Sekitar 600 ribu warga Bogor belum menikmati listrik karena kondisi geografis wilayah yang terpencil dan jauh dari jaringan PLN yang telah ada. Program listrik desa diharapkan menjadi salah satu solusi sehingga listrik bisa dinikmati oleh warga yang tinggal di pedesaan.

read more


read full article
 

Kontribusi Jateng Untuk Sistem Kelistrikan Nasional

Monday, 02 January 2012 14:50
CILACAP – Gubernur Jawa Tengah Bibi Waluyo menyampaikan, dengan peresmian PLTU Tanjung Jati B Jepara 3x660 MW, rencana pembangunan PLTU Batang 2x1000 MW, PLTU Rembang 2x315 MW dan PLTU Adipala Cilacap 1x660 MW, maka Jateng akan memberikan kontribusi terhadap pasokan listrik Jamali pada 2014.

“Sebagai bagian interkoneksi Jamali, beban puncak tertinggi Jateng pada 2011 mencapai 2.988,22 MW, sementara total kapasitas pembangkitan 2.000 MW, dimana untuk memenuhi kebutuhan Jateng selama ini diperoleh dari Paiton Jatim dan Suralaya Banten,” demikian disampaikan Bibit Waluyo pada ground breaking pembangunan Unit Resid Fluid Catalytic Cracking (RFCC) di kilang Pertamina Cilacap, bersamaan dengan peresmian PLTU 1 Banten-Suralaya, PLTU 3 Banten-Lontar Unit 1, dan PLTU Tanjung Jati B Ekspansi Unit 3, Rabu (28/12/2011).

Selain PLTU, Gubernur Jateng melaporkan pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Jateng antara lain pada 2009 telah dilakukan pelelangan PLTP Gunung Ungaran 2x55 MW yang kini memasuki pemboran eksplorasi, serta pada 2010 pelelangan WK PLTP Guci Tegal 100 MW dan PLTP Baturaden 175 MW. “Ketiganya ditargetkan akan selesai dan beroperasi pada 2014,” tuturnya.

Bibit melaporkan, hingga 2011, Jateng telah membangun dan merehabilitasi 27 unit PLTMH, 4.107 PLTS solar-home system kapasitas 50 watt-peak, 266 PLTS penerangan jalan umum kapasitas 200 watt-peak,  7 unit PLTS komunal kapasitas 70,5 kilowatt-peak (tersebar di 17 kabupaten) dan 7 genset 40-250 kVA yang dimanfaatkan 1.905 KK di Kecamatan Karimunjawa, Jepara dan jaringan listrik pedesaan.

Dilaporkan pula, jumlah dusun yang belum berlistrik di Jateng sebanyak 4.406 dusun/dukuh, atau 2.033.925 KK dari total 8.704.693 KK di Jateng. Rasio elektrifikasi Jateng pada 2011 naik 3,15% menjadi 76,63% atau lebih tinggi dari rasio elektrifikasi nasional yang mencapai 67,2%. (KO)


read full article
 

Konsumsi Listrik Saat Natal dan Tahun Baru Turun Hingga 15%

Monday, 02 January 2012 14:50
(Jakarta, 30/12) PLN sudah memperhitungkan Beban Puncak pada peringan Hari Natal 25 Desember lalu dan nanti pada pergantian Tahun Baru 2012 umumnya lebih rendah dibandingkan pada hari kerja biasa (diproyeksikan berkurang hingga 10-15%) karena pada kedua hari tersebut industri yang … Selanjutnya..
read full article
 

Kunjungan Kerja Menteri ESDM dalam Rangka Pengamanan Pasokan BBM, LPG, Listrik dan Bencana Geologi Menyambut Tahun Baru 2012

Monday, 02 January 2012 14:49
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS
NOMOR: 85/HUMAS KESDM/2011
Tanggal: 30 Desember 2011

KUNJUNGAN KERJA MENTERI ESDM DALAM RANGKA PENGAMANAN PASOKAN BBM, LPG, LISTRIK DAN BENCANA GEOLOGI MENYAMBUT TAHUN BARU 2012
 
Dalam rangka pengamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, listrik dan bencana geologi menyambut Tahun Baru 2012, Menteri ESDM didampingi Wakil Menteri ESDM, Pimpinan Komisi VII DPR-RI, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kepala Badan Geologi, Kepala BPH Migas, Komisaris PT Pertamina (Persero), Direktur Utama PT. PLN (Persero) dan Direktur Utama  PT.Pertamina (Persero)  melakukan kunjungan kerja ke Terminal BBM PT Pertamina di Plumpang, Jumat (30/12) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM mendengarkan laporan Dirut PT Pertamina dan Dirut PT PLN  mengenai kesiapan distribusi BBM, LPG dan pasokan listrik, juga laporan antisipasi bencana geologi dari Kepala Badan Geologi. Menteri ESDM juga melakukan kunjungan lapangan ke Terminal BBM Plumpang yang berfungsi untuk menyuplai kebutuhan BBM bagi sekitar 800 SPBU di Jabodetabek.

Stok BBM nasional pada status 28 Desember 2011 dalam kondisi “AMAN”, dengan rata-rata stok pada periode tersebut yaitu Premium 16,87 hari, Minyak Tanah 57,92 hari, Minyak Solar 20,23 hari, Avtur 29,37  hari, Pertamax 63,71 hari dan Pertamax Plus 109,64 hari.

Berdasarkan status 28 Desember 2011, stok LPG nasional sebesar 133.255 metrik ton,  sedangkan konsumsinya sebesar 14,251 metrik ton, sehingga ketahanan stok LPG nasional 9,35 hari atau “AMAN”.

Sedangkan proyeksi stok ketahahan hari dari BBM dan LPG untuk kurun waktu 22 Desember 2011 sampai dengan 07 Januari 2012 yaitu Premium 18,37 hari, Minyak Tanah 75,14 hari, Minyak Solar 18,18 hari, Avtur 29,82 hari, Pertamax 58,54 hari, Pertamax Plus 122,64 hari dan LPG 12,42 hari.
 
Sebelumnya pada pagi hari yang sama, Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo juga melakukan kunjungan kerja ke P3BJB PLN di Gandul, Jakarta Selatan, untuk meninjau kesiapan pasokan listrik. Dalam kesempatan itu, Wamen didampingi oleh Staf Ahli Menteri ESDM , Direktur Jenderal Kelistrikan dan Dirut PLN.

Prakiraan kondisi pasokan listrik selama periode Natal 2011 dan tahun Baru 2012 (H-3 sampai dengan H+7) pada sistem kelistrikan Regional Jawa-Bali, Regional Indonesia Barat dan Regional Indonesia Timur berada pada kondisi “PASOKAN CUKUP”.

Dalam rangka mengantisipasi bencana geologi, informasi gunung berapi yang saat ini berstatus “SIAGA-WASPADA” yaitu Gunung Lokon, Soputan, Ibu, Dieng, Bromo, Karangetang, Sinabung, Talang, Anak Krakatau, Semeru, Sangeang Api, Dukono, Marapi, Gamalama, Papandayan, Kerinci, Ijen, Sorik Marapi, Sundoro, Anak Ranakah, Tambora, Lewotobi Laki-laki, Lewotobi Perempuan dan Gamkonora.

Sedangkan titik rawan gerakan tanah “STATUS TINGGI”,  terdapat di daerah Jawa Barat yaitu Jonggol-Cariu-Cianjur.
 
Kepala Biro Hukum dan Humas




Susyanto
 

 

 

 

 


read full article
 

Tahun Baru, pemakaian listrik turun 15%

Monday, 02 January 2012 14:49
"Berdasarkan kondisi itu, pasokan tenaga listrik selama periode Natal dan Tahun Baru pada Sistem Kelistrikan Regional Jawa-Bali, Regional Indonesia Barat dan Regional Indonesia Timur mencukupi," ungkap Direktur Utama PT PLN (Persero), Sabtu (31/12).
read full article
 


Page 10 of 195
Joomla SEO powered by JoomSEF